Melanglang Buana


Sudah cukup melanglang buananya.

Sudah cukup mencari di luar,

saatnya kembali ke dalam.

Ke akar, ke niat, ke tujuan awal.

Bukan lelah, tapi sadar:

yang jauh belum tentu lebih benar.


Sudah cukup melanglang buananya,

menyusuri jalan panjang bernama dunia.

Kini, kaki ingin pulang,

bukan karena kalah,

tapi karena tahu:

jiwa tak butuh semua,

hanya butuh yang bermakna.

Posting Komentar

0 Komentar