Self Confidence: Kemampuan Menghadapi Lingkungan yang Semakin Sulit



Self Confidence atau percaya diri merupakan sebuah keyakinan terhadap kelebihan yang dimiliki seseorang dalam berbagai aspek. Keyakinan itulah yang membuat seseorang merasa mampu untuk dapat mencapai tujuan dalam hidupnya. Dalam Kamus istilah Bimbingan dan Konseling, percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan suatu tindakan (Thantaway, 2005).

Sikap percaya diri (self confidence) seseorang yang yakin pada kemampuannya sendiri memberikan nilai lebih dalam bertingkah laku sesuai dengan apa yang diharapkan. Sebagai suatu perasaan yakin dan bertanggungjawab atas tindakannya serta tidak mudah terpengaruh oleh orang lain. Ciri-ciri orang yang memiliki self confidence yaitu toleransi, tidak bergantung pada orang lain dalam mengerjakan tugas atau mengambil keputusan, selalu bersikap optimis dan dinamis, serta memiliki dorongan prestasi yang kuat.

Lindenfield (1997) menjelaskan bahwa percaya diri memiliki dua jenis, yaitu berkaitan dengan batin dan lahir. Percaya diri batin adalah percaya diri yang memberi kira perasaan dan anggapan bahwa kita dalam keadaan baik. Sedangkan percaya diri lahir adalah memungkinkan seseorang untuk tampil dan berperilaku dengan cara menunjukkan pada dunia luar bahwa mereka yakin akan diri sendiri.

Seseorang yang tidak memiliki self confidence memiliki konsep diri negatif. Mereka tidak bisa menghargai diri sendiri dan kurang percaya pada kemampuannya. Karena itu bagi orang-orang yang tidak memiliki self confidence akan sering menutup diri. Apalagi dewasa ini gangguan mental health menjadi fokus perbincangan. Dimana seseorang harus menghadapi lingkungan yang semakin menantang. 

Di lingkungan yang serba menantang ini, seseorang harus benar-benar menjaga kesehatan mental,..


Selengkapnya baca di buku

Posting Komentar

0 Komentar